Rabu, 08 Februari 2012

Dasar Cina!

Dasar Cina!

Kalimat itu tidak asing lagi di telinga Pribumi.

Kebencian masa penjajahan, yang dimana warga tionghoa terutama pedagang, derajatnya lebih tinggi dibanding orang pribumi. Namun itu dulu. Sekarang semua sama. Kita telah merdeka. Namun karena kebencian masa lalu itulah, muncul perlakuan Diskriminasi. Dari warga negara indonesia pribumi terhadap mereka yang keturunan Tionghoa. Zaman berganti, Kebencian menjadi-jadi.

Buat apa hal seperti ini di lanjutkan? Mana asas kita yang dijunjung tinggi itu? "BHINEKA TUNGGAL IKA". Berbeda-beda namun tetap satu. Ngakunya mengayomi perbedaan. Kenyataanya mempeributkan perbedaaan.

Mata sipit, belo, kulit putih, kulit hitam, rambut ikal, rambut lurus, segala sesuatu itu mutlah ciptaan yang maha kuasa. Bermiliyar orang di muka bumi ini, tidak memiliki rupa yang sama. Sekalipun kembar, pasti ada detail kecil yang membedakan. Subhanallah.

Begitupula Etnis. Etnis bukanlah hal yang bisa dipesan. Disinilah takdir berbicara. Jika orang itu terlahir cina, tidak mungkin ia tumbuh dewasa sebagai orang bule.

Hargailah perbedaan. Perbedaan itu Rahmat. Perbedaan itu Indah. Hidup jika tidak ada Perbedaan akan terasa monoton sekali. Manfaatkanlah perbedaan itu untuk hal yang positif, jangan jadikan perbedaan menjadi ajang untuk saling menjatuhkan.

Pribumi, Cina. Kita semua sama. Kita semua Ciptaan Allah, dan Kita semua Penghuni setia Bumi Pertiwi.

Salam Damai

Tidak ada komentar: